Sholat


Sholat itu mengandung keindahan. Hanya dengan memperhatikan terjemahan dari tiap kalimat yang kita lafazkan, mulai dari kalimat azan yang dikumandangkan hingga do'a yang dihaturkan.

Hanya dari terjemahannya saja, keindahan sholat dapat dirasa. Walaupun diri yang dibawa ketika menghadap kepada Nya masih penuh kedzoliman.

Allah itu baik, masih memberi kesempatan pada diri yang dzolim untuk datang menjumpainya melalui sholat. Allah masih mau mengetuk hati yang beku ini. Allah masih mau menyambut kehadiran si dzolim ini. 

Karena memang begitulah Allah, Maha Pemaaf. Tidak seperti manusia, dengan ketinggian egonya masih sulit memaafkan sesamanya.

Itu baru dari terjemahannya saja, belum lagi jika kita menelisik lebih jauh pemaknaan tiap kalimatnya. Kemudian pemaknaan dari tiap gerakannya. Efek yang akan dirasakan oleh diri jika mengerjakannya. Walaupun untuk khusyuk tidak pernah mudah.

Rasanya memang sangat sayang, jika keindahan ini tidak dirasa. Perjumpaan agung ini tidak dialami secara langsung. 

Namun juga menjadi keliru, jika mengajak orang lain untuk merasakan keindahan sholat dengan cara yang tidak indah. 

Semoga pada tiap sholat yang kita lakukan, mampu melembutkan hati yang beku, menajamkan akal yang tumpul, dan mengendalikan nafsu yang liar.

Insyaa Allah...

Post a Comment

1 Comments

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga mendapatkan manfaat. Barakallahu 😊