Mencatat Keuangan dengan Aplikasi Money Manager


Semenjak menikah saya mulai agak-agak rajin mencatat keuangan keluarga. Baik pemasukan maupun pengeluaran. Bahkan uang keluar sekecil apapun pasti tetap saya catat, meskipun hanya bayar parkir yang hanya 2000 rupiah. Wkwkwk

Kesannya mungkin perhitungan banget ya?! Tapi dengan cara begini saya jadi tahu uang yang ada pada kemana saja dan uang yang masuk datangnya darimana saja. Kan katanya menjadi istri itu nggak boleh jadi kasir, tapi harus jadi manajer keuangan. Eciyeeeee...

Nah untuk mempermudah pengelolaan keuangan keluarga, saya menggunakan aplikasi Money Manager. Sebenarnya aplikasi yang tersedia di Playstore ada banyak, hanya saja saya lebih sreg dengan aplikasi Money Manager. 

Mencatat keuangan secara manual juga bisa sih, namun saya nggak telaten kalau harus nulis manual. Mana kudu ngitung pula, ya saya sudah pasti ogah. Wkwkwk. Pakai excel juga bisa kok asal tahu formulanya, bakalan jadi lebih mudah mencatatnya. Heuheu.

Selama menggunakan aplikasi Money Manager, ada beberapa keuntungan yang saya rasakan diantaranya :

Pencatatan Keuangan Lebih Mudah dan Rapi

Menurut pengalaman saya pribadi, menggunakan aplikasi dalam mencatat keuangan menjadi lebih mudah dan rapi. Karena saya hanya tinggal memasukkan nominal dari uang yang masuk atau keluar. Kemudian saya juga bisa memasukkan kategori dari catatan yang diinput. Misalkan saya habis beli pentol 5000. Nah saya memasukkan tanggal beli pentol, terus masukkan kategorinya sesuai dengan yang sudah saya manage di aplikasi yaitu kategori makanan. 



Udah gitu aja. Sehingga dengan memasukkan kategori dari catatan uang masuk/keluar yang diinput, saya jadi mudah melakukan kroscek jika uang yang ada pada lari kemana dan datang darimana. Wkwk. 

Bila perlu uang yang tetiba ditimpuk dari langit dicatat sekalian. Wkwkwk. Andai ada yak. Wkwk.



Udah gitu nih, catatan keuangan selama setahun juga terlihat. Pengeluaran terbesar ada di apa, juga ada. Seberapa banyak uang yang dihabiskan selama setahun juga kelihatan. Wkwkwk. Mantap kan? Hihi..

Lalu fitur kalender pada aplikasi Money Manager juga mencantumkan uang masuk dan keluar yang sudah diinput pada tiap tanggal. Pokoknya aplikasi ini memudahkan banget dah bagi yang nggak suka ribet kayak saya. Hihi.

Nah kesalahan saya selama mencatat keuangan adalah inkonsistensi. Gegara saya kesel banget kalau ada uang yang lupa dicatat, alhasil mempengaruhi balance pada catatan keuangan. Sehingga saya jadi malas untuk mencatat sampai detail. Kemudian saya hanya mencatat pengambilan uang tiap minggu atau pemasukan saja. 

Alhasil, evaluasi keuangan tiap tahun atau tiap bulan jadi nggak jelas prosentase pada diagramnya. Wkwkkw. Maka konsistensi mencatat keuangan ini penting banget. Jangan sampai seperti saya ya. Agar hasil evaluasinya jelas dan terukur. 

Nah, selain itu penting juga untuk memasukkan nama kategori dan sub kategori yang sesuai dengan pengeluaran/pemasukan masing-masing. Kemudian konsisten untuk menggunakan kategori itu terus. Karena menurut saya ini penting banget sih. Jadinya kelihatan itu uang-uang pada pergi kemana dan datang darimana. Heuheu. 

Soalnya kalau kategori yang dibuat nggak jelas, ya hasil evaluasinya juga jadi nggak jelas. Heuheu.

Kuncinya adalah kon-sis-ten. Inget ya! Kuncinya adalah konsisten, bukan D, A minor, E minor ke C ke D lagi A minor E minor ke C. Wkwkwkk. Jadi nyanyi. 

Keuangan Aman Terkendali

Pada dasarnya keuangan yang terkendali tergantung dari penggunanya sih. Kalau nafsu belanja tinggi, tapi pemasukan masih belum seberapa. Ya bisa jebol juga dompetnya. Hahaha. Akan tetapi dengan memiliki catatan keuangan yang jelas dan rapi, saya jadi tahu pengeluaran-pengeluaran nggak penting saya bawa kemana. Wkwk.

Selanjutnya saya membuat pos-pos keuangan. Membuat pos keuangan ini saya lakukan setelah sebelumnya hanya sekedar mencatat uang keluar dan masuk saja. Pos keuangan yang maksud adalah membagi pemasukan tetap sesuai dengan kebutuhan tiap bulan. Misalkan untuk tabungan, uang makan per hari, untuk beli pulsa listrik, paket data, dan lain sebagainya. 

Hal ini saya lakukan setelah mengevaluasi pengeluaran dan pemasukan yang sudah saya catat.

Menurut saya, dengan cara mencatat dan membuat pos keuangan bisa menjadi salah satu cara untuk financial security sih. Sehingga kami nggak merasa ngenes amat di akhir bulan, karena keuangan sudah bisa kami atur sebaik mungkin. Alhamdulillahnya tiap akhir bulan pasti ada aja sisanya. Mayan lah untuk bisa jadi tambahan tabungan ataupun buat hedon tipis-tipis. Wkwkwk.

Ya itu sih keuntungan paling utama dari yang saya rasakan selama mencatat keuangan menggunakan aplikasi Money Manager. Wkwkwk. Receh banget ya?!

Ya nggap apa-apa lah. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan. Xoxo 

Post a Comment

0 Comments