Review Clodi Merk Lokal Dengan Harga Ramah di Kantong

 


Hai, hai… 

Kembali lagi untuk membahas perclodian duniawi πŸ˜‚. Sebelumnya saya sudah bercerita pengalaman serta tantangan yang saya alami selama menggunakan clodi untuk Hening. Sesuai janji saya pada unggahan sebelumnya, saya akan menuliskan review clodi yang saya gunakan nih. 


Tentunya clodi yang saya gunakan adalah merk lokal dengan harga terjangkau bin ramah di kantong mamak-mamak sekalian. 


Nah, mungkin ada diantara mamaks sekalian yang masih galau mau menggunakan clodi apa untuk si kecil? Skuy lah disimak review berikut. Lesgooooo~


Oh ya, pada tiap merk sudah saya sertakan link toko tempat saya beli ya. Semua clodi saya beli di toko berbeda, tapi teteup via marketplace ijo kesayangan. Karena mamak ekonomis kayak saya mah nyari gratis ongkir yang nggak pake ribet. Wkwkwk


(Alert! Urutan merk yang direview bukan berdasarkan yang paling bagus ya. Melainkan berdasarkan yang saya beli duluan πŸ˜‚✌) 


Clodi Babyland


Saya rasa merk satu ini sudah nggak asing ditelinga banyak mamak-mamak ya. Yups, clodi Babyland. Clodi ini adalah merk pertama yang saya gunakan untuk Hening. Selain karena harganya yang cukup terjangkau, juga karena motifnya lucu-lucu. Haha. 


Waktu itu saya belinya sudah dengan 1 insert. Ada juga yang ngejual dengan 2 insert. Tapi saya milih yang 1 insert karena lebih hemat juga karena masih coba-coba πŸ˜‚. 


Selayaknya clodi pada umumnya, bagian luar clodi menggunakan bahan breathable PUL atau Polyurethane Laminate. Tentunya bahan ini waterproof biar pipisnya nggak sampai bocor. Tapi tetap breathable biar kulit bayi bisa tetap bernapas dengan baik. 


Sedangkan bagian innernya menggunakan microfleece yang menyerap cairan pipis, tapi kainnya stay dry. Biar kulit bayi nggak mengalami ruam ya. 


Untuk bahan insertnya adalah microfiber, kayak handuk gitu kainnya. Insert ini yang menyerap pipis bayi. Tapi mamak tenang aja, lapisannya stay dry kok. Hoho


Selain itu ada snap atau kancingnya yang adjustable. Bisa disesuaikan dengan berat atau ukuran bayinya. 


Clodi ini bisa digunakan untuk bayi dengan berat 3 kg ya. Bahkan bisa digunakan untuk anak dengan berat badan 15 kg lho. Naah, lumayan banget kan bisa digunakan dalam waktu lama 😍. 


Menurut pengalaman pribadi saya sih, alhamdulillah selama menggunakan clodi Babyland nggak pernah mengalami kebocoran ya. Tentunya hal ini sangat bergantung pada kuantitas pipis bayi dan lama penggunaan. Biasanya kalau saya maksimal pakai clodi ini ya 4 jam. 


Sayangnya clodi ini nggak ada double gussetnya. Biasanya double gusset ini ngebantu banget saat bayi nya pup dan nggak bikin mbeleber sampai pinggirannya. Hihi. Ya saat Hening pup, kadang mbeleber sampai pinggir. Namun untungnya nggak sampai bocor kayak pakai pospak. Hahaha. You know laaahh, maaakk🀣🀣🀣🀣🀣


Clodi Little Hippo

Pertama kali tahu soal merk clodi ini adalah dari sebuah review di Youtube. Katanya merk Little Hippo ini murah bangeeett. Dan ya, setelah saya berselancar di pasar ijo, emang beneran murah πŸ˜‚. 


Namun meskipun harganya murah, kualitasnya nggak murahan ya maaakk. Menurut saya ini sih lumayan banget. Meskipun outer nya nggak setebal clodi Babyland, alhamdulillah sejauh pengalaman saya nggak pernah sampai mengalami kebocoran dan tentunya breathable. Inner nya juga nggak setebal inner punya Babyland, tapi lumayan stay dry sih meski penggunaan hingga 4 jam. Tapi lagi-lagi tergantung kuantitas pipis bayi ya. Hehe


Sama seperti Babyland, Little Hippo juga ada snap yang adjustable. Penggunaannya mulai dari bayi dengan berat badan 3 kg hingga 15 kg. 


Oh ya, untuk insertnya saya menggunakan insert dari Babyland ya. Karena seinget saya Little Hippo nggak ada insertnya sih. Hho


Clodi ZTwo

Clodi ZTwo juga adalah merk lokal yang nggak kalah murah meriahnya nih. Keunggulan dari clodi ini adalah ada double gussetnya. Jadi lumayan lah ya kalau bayinya pup nggak sampai mbeleber ke samping. 


Untuk covernya atau outernya berbeda dari Babyland dan Little Hippo. Clodi ZTwo bahan covernya adalah suede. Kalau menurut pengalaman saya sih, clodi ini nggak bisa dipake terlalu lama. Perasaan saya kayak lebih gampang ngerembes gitu πŸ˜‚. Ya memang sih lapisan dalamnya waterproof ya. Tapi lapisan luarnya ini kayak kain biasa gitu πŸ˜‚. Sehingga untuk lama penggunaan cukup 3 jam aja sih πŸ˜‚. 


Untuk innernya menggunakan kain microfleece. Kalau innernya sih lumayan stay dry ya menurut saya. Sedangkan untuk insert, bahannya adalah bamboo. Pas waktu beli saya dapat 2 insert. 


Clodi ZTwo sama kayak Little Hippo dan Babyland, ada snapnya yang adjustable. Tapi bagian sabuknya nggak pakai snap, melainkan velcro. Sebenarnya enak pakai velcro sih. Effort buat pasang lepasnya lebih gampang, meskipun lebih berisik pas lepasnya πŸ˜‚✌. 


Clodi Klodiz Superpant

Karena makin besar, Hening makin nggak bisa diam saat ganti popok. Akhirnya saya iseng nyoba beli yang model celana. Walau saya tahu konsekuensi pakai clodi model celana ini lumayan banget effortnya saat dilepas. Apalagi kalau bayinya pup. Byuh, byuuhh, belepotaaann🀣🀣🀣🀣✌✌. 


Setelah mencari-cari merk clodi model celana, akhirnya pilihan saya jatuh pada merk Klodiz dengan seri Superpant. Kemarin saya belinya pas lagi promo. Jadi dapetnya lebih murah. Hahah


Seri ini adalah perbaikan dari seri sebelumnya yang saya lupa namanya. Wkwkkw. Yang pasti kalau seri sebelumnya, insertnya udah kepasang permanen pada covernya. Nah kalau yang superpant ini, insertnya bisa di keluarkan kayak model lidah gitu. Insertnya dijahit pada satu bagian. Selain itu juga pada insert ada kancing yang nempel ke covernya. Biar pas dipakai, insertnya nggak geser-geser. 

Kemarin saya beli yang innernya warna cokelat. Karena ada seri superpant yang innernya warna putih. Hhi. Menurut saya tentu enak inner warna cokelat ya. Effort buat nyuci kalau kena pup nggak secapek inner warna putih. Wkwkkwk. 


Terus superpant seri terbaru juga warnanya bagus-bagus banget meski polosan. Tapi saya lebih suka yang polos gini. Kelihatan cantik walau minimalis. Kalau superpant seri lama ada motifnya. Motifnya juga lucu-lucu kok. Ya, preferensi aja sih sukanya yang gimana. 


Klodiz Superpant ini ada snapnya yang adjustable juga. Jadi bisa digunakan untuk bayi dengan berat 3 kg hingga 20 kg. Terus ada double gussetnya juga nih untuk mencegah bocor samping 😍. Cinta bangetlah sama desain clodi dari Klodiz yang satu ini. 


Terus pada pinggang ada karetnya bisa diatur dan dikasih kancing juga untuk disesuaikan dengan lingkar pinggang bayi. Hho. 


Tapi, kekurangan dari clodi ini ada di lingkar pahanya. Nggak bikin lecet sih. Hanya saja terlalu ngecap kalau dipakai dalam waktu lama. Meskipun ada karetnya yang bisa menyesuaikan lingkar paha bayi. Hanya saja material bagian lingkar pahanya kurang lembut aja sih menurut saya. Hehehe. Tapi nggak apa-apa. Asal nggak bikin lecet. Hho. 


Clodi AIO Ningrat

Clodi Ningrat adalah salah satu yang udah terkenal banget nih. Clodi unggul dari merk ini adalah yang model celana. Kemarin saya juga beli yang model celana. Motifnya bagus-bagus sih. 


Terus kain innernya tuh lembuuutt banget. Padahal bahannya microfiber. Tapi lebih lembut dari microfiber punya Klodiz. Tapi sayangnya warna innernya adalah warna terang yaitu biru muda. Kalau warna gelap kan lebih enak nyucinya 🀣✌. 


Sebenarnya saya suka model dan bahan dari clodi ini. Apalagi pada bagian lingkar pahanya nggak bikin ngecap. Hoho. Hanya saja desain insertnya yang jadi satu dengan cover terasa ribet banget pas nyucinya meski insertnya bisa dikeluarkan. Bedanya dengan Klodiz, clodi punya Ningrat ini insertnya dilipat dua gitu. Pada satu bagian insert dijahit full gitu ke covernya. Pokoknya jadi ribetlah kalau pas nyuci πŸ˜‚. 

Selain itu clodi merk Ningrat ini nggak double gusset. Walhasil kalau pas pup, mesti sampai ke samping walaupun nggak sampai merembes keluar. Hho. 


Terus merk ini juga nggak ada snap atau kancingnya. Walhasil kalau digunakan bayi 2 bulan jadi kelihatan lebih gede dan kembung kali ya πŸ˜‚.


Namun bagaimanapun clodi AIO dari Ningrat ini adalah salah satu favorit saya. Selain harganya yang cukup terjangkau, apalagi kalau beli 3 ada diskonnya, juga nggak bikin pantat bayi kelihatan bahenol πŸ˜‚. Eh, tentunya tergantung usia bayi juga ya. Karena Hening pakai clodi ini saat usia 5 bulan. Selain itu bahannya juga lembut, insyaa Allah bikin bayi jadi nyaman pakainya. Hihi. 


Clodi ini bisa digunakan untuk bayi dengan berat 3 kg hingga 17 kg ya. Lumayanlaahh~


Nah, itulah merk clodi lokal yang saya gunakan untuk Hening. Mamak nggak perlu bingung mau pakai yang mana untuk ananda di rumah. Tinggal sesuaikan dengan budget dan kebutuhan saja. Pakai clodi tentu ada enaknya, ada ribetnya juga. Tapi nggak apa-apa. Demi menghemat pengeluaran dan juga menjaga lingkungan, tentu ribetnya nggak jadi soal ya. Hihi 


Semoga reviewnya bermanfaat yaa. Bhay! 


Posting Komentar

1 Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga mendapatkan manfaat. Barakallahu 😊