Tips Mengelola Uang THR Agar Tidak Sambat Kemudian

Beritapns.com


Salah satu hal yang selalu dinanti-nanti oleh seluruh umat ketika bulan Ramadhan adalah makhluk bernama THR atau Tunjangan Hari Raya. Sudah tentu kata “tunjangan” biasanya berbau duit. Hahaha. Biasanya sebelum THR cair, para calon penerima THR sudah memiliki rencana kira-kira uang THR nya mau diapakan. Akan tetapi tidak sedikit yang merasa bingung karena baru saja menerima uang THR, eh tapi sudah raib aja itu uang.

Bhaiquelah, beberapa tips jitu ini agar uang THR mu tidak mudah raib. Agar kita tidak sambat kemudian. Tahu kan sambat apaan? Sambat means ngeluh. Heuheu

Mendata kebutuhan lebaran
Bagi saya ini penting banget, kira-kira apa saja yang kita perlu dibeli untuk kebutuhan hari raya nanti. Kue, pakaian lebaran, sepatu lebaran, transportasi mudik, THR buat anak kicik-kicik seperti keponakan dan lain-lain, dan kebutuhan lainnya. Bila perlu dicatat semuanya. Agar lebih mudah untuk menyesuaikan dengan budget nantinya. Pastikan memang list kebutuhan yang sudah dibuat memang dibutuhkan bukan diinginkan. Karena kita baiknya tidak membiasakan diri untuk berlebih-lebihan ya. Ingat surah At-Takasur. Haha

Cek kembali list yang sudah dibuat dan reduksi yang tidak perlu
Coba di cek kembali list yang sudah dibuat dan direnungi, apakah hal tersebut dibutuhkan? Jika dalam list ada makhluk bernama pakaian lebaran, sepatu lebaran,kerudung lebaran, coba cek lagi lemarimu. Jangan-jangan ada baju lebaran dari tahun-tahun sebelumnya yang sebenarnya masih bagus dan bisa digunakan, eh tapi hanya menjadi penghias lemari saja. Heuheu, ingat Surah At-Takasur. Haha.

Karena memang kita ini kebiasaan banget beli baju lebaran tiap tahunnya tapi ya gitu, digunakan sekali atau dua kali setahun. Kasian lah bajunya kalau hanya jadi pajangan aja.

Dari pada beli baju lebaran lagi, mending uangnya buat ditabung kah atau diinfakkan kah, atau dizakatkan kah atau buat beli kambing saat lebaran haji? Wah ide bagus lho itu.

Jika memang ada hal-hal yang dirasa nggak butuh banget dan bisa di-skip, mending langsung dicoret dari list. Hehe

Budgeting
Setelah mereduksi list kebutuhan lebaran, lalu mulailah melakukan budgeting. Kira-kira bakalan butuh seberapa banyak duit untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Kalau misalnya ada rencana mau mudik luar pulau atau luar kota, rencanakan mau menggunakan moda transportasi apa. Kereta? Bus? Kendaraan pribadi? Pesawat? Kapal laut? Pilihlah yang dirasa paling terjangkau dikantong dan efektif untuk perjalanan jauh. Kalau saya, rencananya tahun ini mudik dengan kapal laut aja. Pesawat mahalnya nauzubillah ngalah-ngalahin biaya ke Malaysia. Haha. Tapi biar seru juga sih sesekali ngerasain naik kapal laut menjelang lebaran. Lagian pulangnya rame-rame sama si adek yang kebetulan kuliah di Surabaya. Heuheu

Nah, setelah melakukan budgeting lalu kalkulasikan. Kira-kira habis berapa tuh? Jangan sampai minus yak. Ayahab kalau kata Arek Malang alias bahaya. Akan lebih bagus kalau uang THRnya ada sisa banyak. Lumayan bisa ditabung atau dijadikan modal bisnis. Yeukaaann? Karena pasti situ nggak mau jadi pegawai sepanjang hayat kan? Ya sama seperti kami yang masih menjadi buruh. Haha. Ya kecuali kalau situ jadi abdi negara mah. Cincai pokoknya, karena masa tua sudah ada yang menanggung 😘

Demikian tips jitu dari saya. Semoga bermanfaat ya. Xoxo

Post a Comment

0 Comments